jatim.sidoarjoterang.com -
Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) Al Khoziny. Nurul Istiqomah, mahasiswi Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Fakultas Tarbiyah IAI Al Khoziny, berhasil meraih Juara I dalam Lomba Microteaching Lentera Parveen ke-11 tingkat nasional.
Kompetisi yang mengusung tema “PAUD Sebagai Ruang Tumbuh dan Ekspresi Generasi Masa Depan” tersebut diikuti peserta dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Proses perlombaan dimulai sejak pendaftaran pada awal Mei 2026 dan berakhir dengan penilaian karya pada 28 Mei 2026. Penghargaan bagi para pemenang diserahkan pada 4 Juni 2026 di Universitas Islam Lamongan (UNISLA).
Dalam kompetisi tersebut, Nurul menampilkan karya pembelajaran yang mengangkat kekhasan Kabupaten Sidoarjo sebagai media edukasi bagi anak usia dini. Materi yang disajikan meliputi fenomena Lumpur Sidoarjo, wajah baru Alun-Alun Sidoarjo, serta potensi hasil budidaya perikanan tambak yang menjadi salah satu unggulan daerah.
Melalui konsep pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan, berbagai potensi lokal tersebut dikemas menjadi bahan ajar yang mudah dipahami oleh anak-anak PAUD. Inovasi inilah yang menjadi salah satu nilai unggul dalam penilaian dewan juri.
Nurul mengaku tidak menyangka dapat meraih posisi tertinggi dalam ajang bergengsi tersebut. Menurutnya, keberhasilan yang diraih merupakan hasil kerja keras yang didukung oleh bimbingan para dosen IAI Al Khoziny, dukungan orang tua, serta para guru yang selama ini memberikan motivasi dan arahan.
“Awalnya saya tidak menyangka bisa menjadi juara pertama. Alhamdulillah, capaian ini berkat doa dan dukungan orang tua, bimbingan dosen, serta para guru yang selalu memberikan semangat,” ungkap Nurul.
Prestasi tersebut menjadi motivasi bagi dirinya untuk terus mengembangkan kemampuan dan berinovasi dalam dunia pendidikan anak usia dini. Ia berharap karya-karya yang dihasilkan dapat memberikan manfaat bagi pengembangan metode pembelajaran yang kreatif, kontekstual, dan menyenangkan bagi generasi masa depan.
Keberhasilan Nurul Istiqomah sekaligus menjadi bukti bahwa mahasiswa-mahasiswi IAI Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional melalui inovasi pendidikan yang mengangkat potensi lokal sebagai media pembelajaran.